Tentang Proyek TNI AL
Watermaker untuk Kapal Perang RI memiliki tantangan teknis berbeda dari SWRO komersial: footprint terbatas, harus tahan getaran propulsi, material marine-grade SS-316L minimum, sertifikasi BKI wajib, dan harus dapat dioperasikan-troubleshoot oleh awak kapal tanpa bantuan engineer luar.
TSM telah membangun pengalaman panjang dalam memenuhi kriteria spesifik ini sejak proyek pertama untuk Pangkalan TNI AL Fasharkan pada tahun 2020, yang berlanjut dengan proyek pengadaan watermaker untuk kapal-kapal perang aktif TNI AL.
📌 Studi Kasus Lengkap: KRI AMY
Untuk studi kasus mendalam tentang watermaker SWRO 20 TPD pada KRI AMY Surabaya, termasuk spesifikasi teknis, instalasi, dan tantangan engineering, baca studi kasus KRI AMY →
Daftar Lengkap Proyek TNI AL
🚢 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI)
| Tahun | Sistem | Unit KRI |
|---|---|---|
| Nov 2024 | SWRO Cap. 30 TPD × 2 Unit | KRI TSR 542 |
| Nov 2024 | SWRO Cap. 30 TPD | KRI Kambani |
| Agu 2024 | SWRO Cap. 30 TPD | KRI Sultan Iskandar Muda 367 |
| Jul 2023 | SWRO Cap. 20 Ton/Day | KRI AMY (Surabaya) — studi kasus |
| Mar 2022 | SWRO Cap. 24 Ton/Day × 2 Unit | KRI Dewa Kembar (Dismatal Pondok Dayung) |
| Jun 2020 | SWRO Cap. 2.000 LPD | KRI Patimura |
| Jun 2020 | SWRO Cap. 2.000 LPD | KRI Cut Nyakdien |
| Jun 2020 | SWRO Cap. 2.000 LPD | KRI Sutanto |
| Jun 2020 | SWRO Cap. 2.000 LPD | KRI Tengku Umar |
| Jun 2020 | SWRO Cap. 2.000 LPD | KRI Sutedi Senoputra 378 |
| Jun 2020 | SWRO Cap. 2.000 LPD | KRI Silas Papare 386 |
| Jun 2020 | SWRO Cap. 2.000 LPD | KRI SPICA |
🏛️ Lembaga & Dinas TNI
| Tahun | Sistem | Lembaga |
|---|---|---|
| Jul 2013 | Water Treatment Condensation System | DISLITBANGAD TNI AD |
| 2012 | RO Seawater Mobile System Cap. 5 m³/day | Dislitbang TNI AL — Pondok Labu |
| 2011 | SWRO Mobile Container | DISLITBANGAD TNI AD — Matraman Jakarta |
Mengapa TSM Dipilih untuk Proyek TNI AL
- Pengalaman BKI — TSM memahami persyaratan klasifikasi BKI untuk peralatan onboard kapal niaga maupun perang.
- Compact & Vibration-Resistant — desain skid yang dirancang khusus untuk space terbatas dan getaran propulsi tinggi.
- Material Marine-Grade — SS-316L minimum, dengan eksposur air laut menggunakan super duplex sesuai aplikasi.
- Operator-Friendly — control panel dan instrumentasi dirancang agar awak kapal dapat operasi rutin tanpa engineer luar.
- After-Sales — TSM menyediakan suku cadang dan dukungan teknis untuk seluruh masa operasi unit.
Kapal & Aplikasi Lain dalam Lingkup Maritim
Selain TNI AL, TSM juga menangani watermaker untuk berbagai kapal komersial — AHT/tug boat, kapal ikan, kapal LCT, kapal pinisi resort, dan kapal offshore. Lihat studi kasus armada KRI dan studi kasus Halliburton untuk konteks aplikasi maritim industri.
📌 Catatan: Daftar di atas adalah proyek yang tercatat pada portofolio resmi. Beberapa proyek dengan klausul kerahasiaan klien (NDA) dan proyek tersedikit-bocoran tidak ditampilkan publik.